Kopi Keramat Cafe and Resto di Randegan Kebasen
Annyeong, Yeorobun. Aku mau ajak Yeorobun untuk kenalan sama Kopi Keramat Cafe dan Resto. Sebuah cafe dan resto yang menarik karena konsepnya ada outdoor dan juga indoor. Cafe dan resto ini juga estetik dan cozy. Lokasinya berada di desa Randegan, kecamatan Kebasen. Sedikit masuk gang dari jalan raya. Kalau yeorobun ke sini dan belum tahu lokasinya, cek di Google maps lalu tulis Kopi Keramat.
Kopi Keramat: Menu Makanan, Minuman, dan Pelayanannya
Nama yang dipakai cukup unik, kopi keramat. Kalau menurut KBBI, kata keramat berarti suci dan dapat mengadakan sesuatu di luar kemampuan manusia biasa karena ketakwaannya kepada Tuhan (tentang orang yang bertakwa); atau suci dan bertuah yang dapat memberikan efek magis dan psikologis kepada pihak lain (tentang barang atau tempat suci).
Untuk pemilihan nama, mengapa menggunakan nama Kopi Keramat, aku belum bisa menjelaskan karena aku belum mewawancarai pemiliknya. Kalau bisa menebak, Kopi Keramat dipakai sebagai nama karena pemiliknya juga memakai nama tersebut sebagai user instagramnya.
Menu Makanan dan Minuman Kopi Keramat
Makan siang kemarin, aku memutuskan untuk makan bebek goreng keramat yang katanya rekomen. Beberapa kali temanku–Ayu, merekomendasikan bebek gorengnya. Sampai dia beberapa kali purchase order. Dan benar saja, bebek gorengnya ini enak, dia tipe garing tapi dagingnya tidak alot, dan luarnya renyah. Selain itu bebek gorengnya ini tidak bau apek, atau yang amis. To be honest, aku jarang banget suka makan bebek, karena pernah makan dan rasanya kurang cocok. Di sini, bebeknya menurutku tidak memberikan trauma. Dan malah jadi ingin nambah lagi.
Untuk sambalnya, dia tipe sambal bawang kasar. Hanya saja, saat memakannya, sambalnya ini terlalu gurih dan micin–atau penyedap rasanya terlalu kuat. Dan aku mengkonfirmasi ke Rizki dan Putri, takut cuma lidahku saja yang salah mendefinisikan rasa sambalnya.
Untuk potongan timunnya, besar-besar sekali. Dan seporsi dapat tiga potong, dan juga ada kobis putih sebagai lalapan. Menurutku, lalapan bisa ditambah daun kemangi. Jadi ada hint fresh aromatik dari daun kemangi.
Untuk minumannya, aku cobain strawberry tea dan air putih. Untuk strawberry tea-nya, menurutku rasanya kurang manis lebih ke strawberry tea less sugar. Karena aku emang cukup sering pesan strawberry tea di mana pun, jadi ini menurutku kayak less sugar gitu. Kapan hari deh, insyaallah cobain lagi.
Untuk makan bertiga di sini habis sekitar 120 ribuan. Untuk harga bebek goreng keramatnya 24 ribu rupiah. Untuk minumannya harga 10 ribuan untuk jenis teh. Lengkapnya bisa cek gambar di bawah ini.
Pelayanan dan Suasana di Kopi Keramat
Aku mau ceritain pelayanan dan suasana di Kopi Keramat. Pertama ke sini, sebenarnya aku masuk dan coba nanya ke karyawan cuma agak sedikit bingung, karena saat jam makan siang itu, aku justru kurang mengenali mana karyawan mana pengunjung, dan ternyata yang aku tanya memang karyawan, dia sedang duduk di kursi yang dekat dengan tempat pemesanan. Aku coba nanya menu makan siang sudah ada apa bekum, dan jawabnya ada. Aku panggil kedua temanku ke untuk masuk.
Dan aku melihat, ada tiga galon di dekat pintu utama. Lalu ada karyawan yang sedang merokok juga. Jujur, saat kami pesan makanan dan ada karyawan yang merokok kayak gimana gitu. Harusnya, pelayanannya bisa lebih oke dengan menghormati pengunjung dengan tidak merokok. Karena tidak semua pengunjung itu bisa mentoleransi asap rokok. Menurutku, ini bisa dibenahi dan diperbaiki. Dan dibuat juga ruangan khusus untuk merokok. Karena tidak semua ruang terbuka itu adalah ruang merokok.
Jujur aku agak kesulitan menandai karyawannya sendiri, karena saat itu yang aku lihat memang mereka tidak menggunakan seragam identitas kopi keramat. Fyi, untuk masuk ke sini juga lepas alas kaki. Ini first time banget buat aku mau masuk ke cafe dan restoran lepas alas kaki.
Dan waktu menunggu makanan dan minuman datang juga tidak terlalu lama.
Suasana di Kopi Keramat Cafe dan Resto
Aku suka konsep bangunan di Kopi Keramat, ada yang outdoor, semi outdoor, dan ada yang indoor yang ruangan ber-AC. Buat yang suka nongkrong, ngerjain tugas, atau sekadar cari inspirasi juga bisa ke sini.
Seating areanya luas, ada yang di dalam ruang ber-AC, ada juga yang berada di area outdoor, dan ada yang di semi outdoor. Tinggal pilih saja kamu ingin duduk di area mana.
Oh ya, sekadar usulan, untuk setiap meja disediakan tisu kecil mungkin, atau dikasih tisu setiap berapa helai yang diletakkan bersama makanan yang datang. Karena kemarin tisunya hanya ada satu di meja yang lain, sedang meja lainnya tidak tersedia.
Di sini juga dilengkapi ruangan untuk shalat. Tapi, kemarin siang pas mau mencoba ruang shalatnya kayak belum siap tampil, sebab masih banyak perkakas. Juga ada orang yang sedang tidur di dalamnya.
Selain itu, masukan juga untuk pihak Kopi Keramat, di bawah tangga atau persis di depan toilet, masih ada perkakas dan alat bersih-bersih seperti pel, sapu, dan kain serta lainnya, yang tidak tertata rapi. Sebagai pengunjung itu kerapian, juga salah satu yang dipertimbangkan. Semoga tulisan ini bisa dibaca, apabila sudah dibenahi, insyaallah akan saya update tulisan ini.
Selain ruang shalat, di sini juga terdapat dua toilet. Kemarin aku cuma lihat satu toilet saja yang sebelah utara. Toiletnya bersih, dan wangi. Maka dari itu, ketika kebersihan sudah okei, pelayanan juga, maka kerapian tempat juga harus dipertimbangkan.
Semoga tulisan ini bisa dibaca oleh pemiliknya, atau setidaknya karyawannya. Semoga tulisan ini bisa jadi bahan evaluasi agar cafe dan restonya ini lebih ditingkatkan lagi untuk standar operasional dari segi performance karyawan, pelayanan, kerapian, dan lainnya.
Aku sendiri sangat suka dengan konsepnya Kopi Keramat. Estetik, dan cozy. Kalau sedang beruntung kita bisa dapat view gunung Slamet. Atau kalau lagi terang, kita bisa dapat sunset sambil minum kopi atau sekadar makan sore bersama yang tersayang.
Gimana, yeorobon tertarik sunset-an sambil makan bebek goreng keramat atau cari inspirasi sambil minum kopi di Kopi Keramat?






Posting Komentar untuk "Kopi Keramat Cafe and Resto di Randegan Kebasen"
Posting Komentar